5/27/2012

Cikuray-Papandayan Part Two

 Jumat 18 Mei 2012

10.10

pose dulu hahaha

Selesai merapihkan kembali Tenda dan segala amunisi ke dalam Carrier dan Daypack masing-masing, Kami melanjutkan perjalanan dan menuruni gunung Cikuray untuk menempuh destinasi berikutnya yaitu Gunung Papandayan. Perjalanan menuruni gunung yang memakan waktu setengah kali waktu mendaki nya cukup membuat beragam cerita.

Di pertengahan jalan kami bertemu dengan kakak-kakak Ilkomerz 44 yang baru akan menaiki gunung Cikuray. Meskipun saya bukan anak Ilkom 46 –saya manajemen 46 loh- tapi seneng sekali bisa ketemu temen-temen sesama IPB dan jadi kenal sm kak Sayed, Kak Tito dll. Semangat mendaki!

foto bareng kaka-kaka ilkomerz 44

Cerita lainnya, Ada Nurul yang secara beruntung dihinggapi Pangeran Kodok dan membuatnya meraung-raung sejenak, Roihan yang masih belum lepas dari Geliga-nya, saya yang keseleo, Upay yang lecet karena kepeleset, ataupun Ryan yang bete sesaat ketika Nurul berjalan perlahan serta Upay dan Saya yang jalan jauh dibawah dengan membawa satu-satunya Botol Air yang kami punya. maap yaa bung ryan hehehe

12.05 berhasil sampai kembali di pemancar

14.00 Elp-pun datang menjemput kami dan rekan-rekan univ. Jayabaya sampai Terminal Guntur dan mengantar kami ke kaki gunung papandayan~ -IDR 40.000

19.00
Kami pun berhasil mencapai kaki gunung papandayan.
Dengan penuh persiapan kami untuk melakukan pendakian Bolak-balik malam ini, ternyata tidak mendapatkan izin oleh pihak administrasi Gunung Papandayan. Cuaca yang tidak mendukung, Kabut yang lebat, Jalur yang sulit ditempuh, membuat kami akhirnya mendirikan tenda kembali di kaki Gunung Papandayan. 
Acara memasak kembali berlangsung dan Uki malam itu menjadi guest star yang dengan baik hatinya menghibur kami secara khusus di malam yang lebih panjang dan penuh tawa ini. Uki, ga ada lo ga rame.
Roihan horor yeuh~

kabut penuh iyeu~
Sabtu 19 Mei 2012
Iccang bersemangat mengisi bahan bakar sebelum naik Papandayan

 07.05 siap mendaki gunung Papandayan dengan rekan lain dari Sukabumi

 penuh bebatuan dan aroma belerang

Kontur yang berbeda, penuh bebatuan dan hamparan belerang memenuhi pendakian Papandayan. Dua pemandangan berbeda yang disajikan oleh Gunung Cikuray dan Papandayan membuat saya sangat bersyukur dapat mendaki dua gunung tersebut sejauh ini. Berbagai lagu dinyanyikan dan para mocca lovers pun berjoget2 di sela-sela istirahat perjalanan mendaki Gunung Papandayan.
joget-joget duyu~

akhirnya ketemu edelweiss! :')

10.05
Alhamdulillah, kami berhasil mencapai puncak gunung Papandayan. Sayangnya puncak papandayan yang masih dipenuhi oleh pohon membuat kami tidak bisa melihat pemandangan dari atas secara jelas, tapi kami menemukan beberapa teman seperjuangan di atas sana. Namanya Wenty dan Danar dari UI juga Janu dan Sany dari Univ. Pasundan.
lunch di puncak gunung ini ceritanya ;)

 padang edelweiss :3

 Pondok salada di kejauhan, 
track Pondok Salada - Puncak berupa Batuan Terjun bukan Air Terjun, 
terbayangkah?

Memutuskan untuk turun ke bawah bersama rekan-rekan seperjuangan tersebut, membuat kami melewati jalur balik yang berbeda dan melalui jalur Hutan Mati.
Hutan Mati



 memoto yang saling memoto. nahloh.

 love the view!


Pemandangannya dramatis loh~

15.00
Pendakian berakhir, Alhamdulillah.

Sekitar pukul 17.00 kami mengakhiri perjalanan di papandayan dan pergi menuju Terminal Guntur dengan Mobil Elp sewaan yang setia mengantar jemput kami sejak hari pertama kami menginjakkan kaki di Garut. -IDR 20.000

Lucunya, kami singgah di sebuah Warung nasi dan membuat antrian untuk mengambil makanan dengan memasang tampang-tampang manusia yang kelaparan, tapi mirisnya, ternyata Warung tersebut kekurangan nasi. Wenty yang sudah terlanjur mencampur nasi dan tahu pun membungkus makanannya dan wajah-wajah orang-orang kelaparan lainnya berlagak seperti tidak kelaparan sambil bertindak sok jantan mempersilahkan yang lebih lapar untuk makan duluan. Ekspresi wajah memang tidak bisa berbohong bung, dan semua pun tertawa terbahak-bahak di dalam mobil.

Anyway, Kalo kata Uki, tulisan di depan warung itu adalah Warung Nasi coret, a.k.a Warung
apa sih ki.. hahaha

20.00

Bus Karunia Bakti -IDR 35.000 menghantarkan kami dari Garut menuju Kp. Rambutan dan Alhamdulillah sekitar pukul 03.20 dini hari Minggu, 20 Mei 2012, kami selamat mencapai Rumah Ryan di Bogor.

Ini kali pertama saya akhirnya mendaki gunung, it might be a dream come true dan sangat banyak hal yang saya pelajari. Satu yang paling penting adalah memang ada kalanya perasaan ingin menyerah datang, tapi pada akhirnya, kita hanya harus terus berusaha, jangan mengeluh dan jangan menyerah karena percayalah ada sesuatu yang berharga yang menunggu di atas puncak sana.

Sesuatu yang terlalu berharga untuk dilewatkan hanya dengan kata menyerah.

Hey Kawan-kawan, Ryan, Iccang, Upay, Nurul, Uki, Roihan,

Terima kasih atas kerjasamanya..

Good job, team! :)

 team 'terserah lu' hehehe

Satu lagi, akhirnya saya berhasil mencontreng salah satu resolusi tahun ini,

NAIK GUNUNG !!

bahkan dua gunung sekaligus. hihi

mari canangkan target gunung selanjutnya!
CHEERS !!

All photos taken by : Ryan Hidayat dan Muhammad Ikhsan, great picture fellas!

5/24/2012

Cikuray-Papandayan Part One

Setelah sekian lama merencanakan untuk mendaki gunung melewati lembah, dengan segala agenda dan perubahan rencana, akhirnya Perjalanan ke Gunung Cikuray dan Gunung Papandayan tiba  juga. Perjalanan kali ini saya lalui bersama keenam teman-teman yang luar biasa,

Ryan Hidayat a.k.a Ryan

 M. Luthfi Fajar a.k.a Upay

Nurul Azizah a.k.a Nurul

 M. Ikhsan a.k.a Iccang

Roihan Adiyat a.k.a Roihan

Abdurrahman Al-Faruqi a.k.a Uki

 
Suci Ariyanti a.k.a Saya sendiri (hahaha)

Rabu 16 Mei 2012

21.30
Berangkat dari Rumah Ryan, kami langsung bertolak ke Ciawi untuk mencari kendaraan menuju Garut. Tapi ternyata nihil, dan akhirnya memutuskan untuk menaiki Bis melalui terminal Kp. Rambutan menuju Garut dengan Bis Saluyu. – @ IDR 35.000

Kamis, 17 Mei 2012

03.00

WELCOME TO GARUT!

Sampai di terminal garut sepagi ini membuat kami –khususnya saya kedinginan. Hahaha. Di sisi lain, Upay dan Ryan bernegosiasi dengan angkutan Elp yang akan kami sewa dengan segala keahliannya dan akhirnya mengantarkan kami dengan satu tim pendaki lain hingga sampai ke Pemancar di Gunung Cikuray. – @ IDR 25.000

06.20
Tiba di pemancar, kami berniat untuk melakukan masak memasak perdana untuk sarapan dan solat sehingga kami harus sedikit mendaki untuk mencari air yang berjarak cukup jauh, menurut saya yang kali pertama akan mendaki gunung, perjalanan mencari air saat itu adalah sebuah pemanasan. Hahaha.

menu kornet telor mentega orak arik

makan = mengisi bahan bakar

09.40
Pendakian gunung Cikuray pun dimulai.

Dramatically beautiful sunshine

Tiga orang di antara kami bertujuh, saya, Nurul, Roihan bisa dikatakan newbie dalam pengalaman mendaki gunung. Dari awal keberangkatan pun kami melalui perjalanan Hutan di Cifor IPB dengan track seperti Jurassic park, Naik motor bertiga dengan membawa tiga carrier, tanpa lampu penerangan hutan kecuali lampu motor dan jalan penuh batu dan air tergenang saat itu sungguh sangat menegangkan. Berkali kali kami berteriak-teriak dan berkata bahwa naik gunungnya belom dimulai wooooi karena perjalanan menuju rumah Ryan saat itu sungguh sangat tough. Hahaha. Kembali ke menit-menit awal pendakian, perasaan lelah cepat sekali datang. Dengan terus berkonsentrasi mengatur nafas, dan dalam barisan pendakian, ternyata Carrier yang dibawa Ryan salah setting, karena beban yang dibawa dalam carrier cukup berat akhirnya Ryan dan Upay bertukar Carrier. Seriring perjalanan Roihan meraung-raung “kraaaaaaam..” berkali-kali. Kasihan, tapi lucu dalam saat yang sama, peace roi :p. Untung, ada GELIGA. Nurul pun mengalami sakit punggung sehingga tasnya sementara dibawakan oleh Ryan. Dua sampai empat jam kemudian ternyata kami belum juga mencapai puncak bayangan. Nurul yang sudah kembali fit, bersama Upay dan Uki yang sangat strong sudah mendaki jauh keatas, sedangkan Roihan, Icang, Ryan dan Saya mendaki perlahan di belakang. Berkali-kali duduk untuk mencemil-cemil ria, dan tidur sejenak saking ngantuknya.

15.30
Puncak Bayangan, finally. 

Salah satu hal yang menyenangkan saat mendaki gunung menurut saya adalah bertemu dengan berbagai macam orang yang tidak dikenal sebelumnya tapi dipertemukan dengan memiliki satu misi yang sama, Mencapai puncak. Di Puncak Bayangan, kami bertemu dengan beberapa tim lain dan kami mendirikan Tenda bersampingan, Tetangga Baru, seperti itu kira-kira.


dingin, minum Hot chocolate dulu :3

bapak-bapak memasak hahaha

Malam pun tiba, gerimis datang sejenak dan kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan mencapai puncak esok subuh. Kemudian sekitar ba’da Isya kami pun terlelap.

Jumat, 18 Mei 2012

Hawa yang sangat sangat sangat dingin malam itu, dengan sleeping bag yang tidak bisa tersleting, membuat saya terbangun dan duduk terdiam di tengah malam, kedinginan. Tenda wanita dan pria yang terpisah membuat kubu wanita, saya dan Nurul kedinginan di dalam tenda sedangkan kubu pria yang berlima dalam satu tenda justru merasa kepanasan. Lucunya adalah, Roihan terbangun ditengah malam kehausan dan stok air ada di tenda wanita, sehingga dia mengais ngais sisi tenda mencari embun untuk meminum sejenak, itu sangat miris. Hahaha.
 
03.00
Bangun tepat jam tiga pagi, kamipun kembali mengisi energy dengan memasak berbagai amunisi yang kami bawa sambil menanti subuh datang untuk menjalankan sholat subuh, dan bintang di langit pada sepertiga malam saat itu sangat banyak, indah sekali. :D

05.05 Berangkat menuju puncak sebenarnya

Dan finally, 06.20, dengan segenap tenaga, akhirnya kami berhasil mencapai Puncak Gunung Cikuray. Semua rasa lelah, menghilang seketika ketika dihadapkan pada pemandangan yang luar biasa, so much worthy, it is. :’)

Sunrise di pertengahan jalan menuju puncak


we're at the highest peak of  Cikuray mountain :)

memanjat bangunan di atas puncak. 
di atas puncak masih ada bangunan, *apasih. haha.

 awan plus matahari nya keren!

I-N-D-O-N-E-S-I-A !!

 foto bareng kawan-kawan pendaki dari Univ. Jayabaya, Undip, dan Bekasi

Tidak lupa kami melakukan Ritual Flashmob, Untuk pertama kalinya flashmob di atas puncak gunung! penasaran? I'll upload the link soon yaaa :p

To be continued.

5/11/2012

happy birthday to you~

Menurut beberapa sumber yang saya analisis (cih :p), tingkat kelahiran di Indonesia (saja) mencapai 10.000 bayi tiap harinya. bahkan facebook selalu menyajikan tiap orang yang berulang tahun tiap harinya di sudut kanan halaman account masing-masing orang. Saya merayakan banyak sekali ulang tahun beberapa waktu ini, and it was really excite me to mention some of them here! :)

20th Birthday, Gitta Sestika Fertiana,
Ledakan balon dan chocolate Brownie di akhir malam

20th Birthday, Eris Astari Putra
yang tak kunjung muncul buat dikasih surprise sampai semuanya pulang dan menyerah.
ngeselin.

22th Birthday, ka Anta
surprise yang minimalis di Alfamidi. LOL

21st Birthday, Hapsari Saraswati,
thanks for the Ichiban Sushi! *hugs*

making surprise is kinda fun!
have a blastfull birthday you guys :)